Dua Siswa SMPN 1 Kadur Menembus Final Festival Syiir Madura 2026

 Tembheng "Matèpa' Kabâḍâ'ân" Tampil Memukau Panggung Bakorwil Pamekasan


PAMEKASAN, 8 Agustus 2026 — Gema kebudayaan dan kearifan lokal bergelora di Gedung Bakorwil Pamekasan pada Sabtu (8/8). Dalam suasana yang sarat akan nilai tradisi, dua talenta muda berbakat asal SMP Negeri 1 Kadur, Pamekasan, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan melangkah hingga ke babak final pada ajang bergengsi Festival Syiir Madura 2026.

​Ajang yang diinisiasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur di bawah naungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini menjadi panggung unjuk bakat sekaligus pembuktian bagi generasi muda dalam merawat warisan leluhur.

​Harmoni Tradisi lewat Kelompok "Tembheng Karsa"

​Dua siswa terbaik SMPN 1 Kadur tersebut tampil padu dalam wadah Kelompok Tembheng Karsa. Mereka adalah:

Ghibran Azam Syarif (kls 8)
​Mohammad Mahsun Taufiqi (kls 7)

​Di atas panggung megah Bakorwil Pamekasan, kedua siswa ini tampil penuh percaya diri mengenakan busana adat khas Madura (pesa'an). Dengan pembawaan yang tenang namun sarat penghayatan, mereka membawakan tembang syiir bertajuk "MATEPAK KABEDEEN" (Memperbaiki Keadaan/Kondisi).

​Syiir yang sarat akan pesan moral, spiritual, dan ajakan untuk senantiasa berbenah diri tersebut dilantunkan dengan irama yang merdu dan lugas, sukses menyihir para juri serta menyentuh hati para hadirin yang memenuhi ruangan.

​Dukungan Penuh dan Doa Restu dari Sekolah

​Keberhasilan menembus babak final ini disambut hangat dan penuh rasa syukur oleh keluarga besar SMP Negeri 1 Kadur. Kepala sekolah beserta para guru dan civitas akademika menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta kerja keras kedua siswa dan tim pelatih.

​Pihak sekolah pun mengajak seluruh masyarakat Pamekasan dan sekitarnya untuk turut memberikan dukungan moral serta doa restu demi kelancaran perjuangan tim di babak puncak ini.

​"Kami memohon doa restu dari seluruh keluarga besar sekolah dan masyarakat umum. Semoga Kelompok Tembang Karsa dapat memberikan penampilan yang terbaik, penuh keberkahan, diberi kelancaran, dan mampu meraih prestasi tertinggi untuk mengharumkan nama SMPN 1 Kadur serta Kabupaten Pamekasan," ungkap perwakilan sekolah dengan penuh harapan.

​Langkah Nyata Melestarikan Kebudayaan Daerah

​Keikutsertaan Ghibran dan Mahsun dalam Festival Syiir Madura 2026 bukan sekadar mengejar piala atau gelar juara, melainkan wujud nyata komitmen SMP Negeri 1 Kadur dalam mengimplementasikan nilai-nilai penguatan karakter berbasis budaya lokal.

​Melalui lantunan syiir "MATEPAK KABEDEEN", generasi muda diajak untuk tidak lupa pada akar budayanya sendiri di tengah gempuran modernisasi. Hal ini selaras dengan jargon yang diusung dalam festival ini: "Budaya Dilestarikan, Bangsa Dihormati".

​Semoga langkah Kelompok Tembang Karsa dari SMPN 1 Kadur ini dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya di Madura untuk terus berkarya, berprestasi, dan bangga akan kebudayaan daerah sendiri!

​Tagline & Tagar:
Karsa Hebat, Berkarakter, Berprestasi!
#Smpn1kadur #Karsahabat #FestivalSyiirMadura2026 #BudayaMadura #PamekasanBisa

Komentar

  1. Doa terbaik buat 2 Finalis. Smg klian jd Juara dan bs mngharumkan nama SMPN Karsa di Kabupaten Pamekasan. Semangat naaaak. Jiwa Karsa Jiwa Korsa 🙏🤲💪🫰👍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepala SMP Negeri 1 Kadur Resmi Lepas Kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026